Berdasarkan laporan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Harkopnas 2026 akan diikuti oleh sekitar 20 ribu peserta dan berlangsung pukul 13.00 WIB.
"Tanggal 12 Juli jam 1 siang, Insyaallah Bapak Presiden juga akan hadir untuk memperingati Hari Koperasi Nasional di GBK,” ungkap Ferry dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026.
Menurut Ferry, peringatan Harkopnas tahun ini memiliki makna strategis karena menjadi momentum dimulainya gerakan koperasi yang memasuki tahap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Usai puncak peringatan, Kementerian Koperasi telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan untuk menyemarakkan Harkopnas.
Pada 19 Juli mendatang akan digelar kegiatan jalan sehat atau fun run di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, yang dirangkaikan dengan bazar serta pameran produk koperasi dari berbagai daerah.
"Kami akan semarakkan dengan kehadiran koperasi-koperasi dari seluruh daerah beserta berbagai produk yang dihasilkan, sehingga masyarakat bisa berolahraga sekaligus menikmati produk koperasi," kata Ferry.
Agenda berikutnya adalah peletakan batu pertama renovasi gedung bersejarah tempat Kongres Koperasi Pertama di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 26 Juli.
Bangunan yang menjadi lokasi lahirnya Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 1947 itu akan dipugar bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya dan difungsikan sebagai cagar budaya sekaligus pusat kegiatan perkoperasian.
Rangkaian Harkopnas 2026 akan ditutup dengan penyelenggaraan Koperasi Award pada 29 Juli di Jakarta. Dalam acara tersebut, pemerintah akan memberikan penghargaan kepada tokoh yang berjasa dalam pengembangan koperasi, kepala daerah yang berkontribusi dalam pembentukan KDKMP, serta koperasi-koperasi berprestasi.
Pemerintah juga menargetkan penyelenggaraan Harkopnas 2027 dalam skala yang lebih besar di kawasan GBK dengan melibatkan sekitar 100 ribu peserta.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google