Jakarta (ANTARA) - Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk memperkuat ekosistem komunikasi Indonesia melalui kolaborasi dalam peningkatan kapasitas, literasi media, penyebaran informasi, dan penguatan peran humas di daerah.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyaksikan penandatanganan MoU tersebut, yang dilaksanakan dalam acara Kick Off Konvensi Humas Indonesia 2026 di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Sabtu.
"Saya berharap MoU ini bukan sekadar formalitas, tapi juga merupakan komitmen bersama atau contoh kita semua untuk memperkuat ekosistem komunikasi Indonesia," kata Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar.
Kerja sama ANTARA dengan Perhumas, menurut dia, akan diwujudkan dalam program peningkatan kompetensi insan humas, penyelenggaraan forum-forum edukatif, peningkatan literasi media, pengembangan komunikasi krisis, dan kolaborasi publikasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Benny menyampaikan pentingnya kerja sama antara organisasi profesi dan media massa dalam upaya untuk menghadirkan informasi berkualitas yang dapat membangun optimisme dan memperkuat persatuan bangsa.
"Kolaborasi antara organisasi profesi dan media nasional menjadi sangat penting agar ruang publik dipenuhi oleh informasi yang berkualitas, membangun optimisme, dan memperkuat persatuan bangsa," ujarnya.
Benny juga mengemukakan bahwa perkembangan kecerdasan artifisial (AI) mendatangkan tantangan baru bagi humas maupun jurnalis.
Menurut dia, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu profesi, tetapi pertimbangan dan pengambilan keputusan tetap harus berada di tangan manusia.
Ketua Umum Perhumas Boy Kelana Soebroto mengatakan bahwa nota kesepahaman Perhumas dengan ANTARA mencakup kolaborasi dalam penyebaran informasi, pelatihan, dan penguatan kapasitas.
"Perhumas ini kan organisasi profesi Humas tertua dan terbesar di Indonesia. Kami melakukan MoU bersama dengan ANTARA untuk bisa berkolaborasi semua aspek dalam konteks komunikasi, pelatihan, penyebaran informasi, dan penguatan Humas-Humas di seluruh Indonesia," katanya.
Dia berharap biro-biro ANTARA yang tersebar di berbagai daerah dapat memperkuat peran Perhumas, yang saat ini memiliki 19 cabang di Indonesia.
"Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini bisa semakin memperkuat peran humas di seluruh pelosok tanah air. Bagaimanapun antara humas dan media ini memiliki hubungan yang erat," kata dia.
Ia berharap kolaborasi Perhumas dan ANTARA dapat mempererat hubungan antara humas dan media massa di daerah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta mendorong kemajuan ekosistem komunikasi di Indonesia.
Pewarta: Pamela Sakina
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.